Postingan

Menampilkan postingan dengan label PUISI GEMPA LOMBOK

WISATA GEMPA

WISATA GEMPA Karya: Geisha Dari Sabang sampai Merauke Pulau Indonesia tercatat Menyebar berbudaya dengan bersuku Berbahasa daerah tapi satu tujuan Gempa oh gempa Tiada pulau yang terlewatkan lawatanmu Tak dinanti tapi engkau berkunjung Tanpa permisi masuk memporak porandakan ibu bumi "Ayo, mari bergegas  sebelum wisata gempa berkunjung !" Celoteh seorang sahabat Sebegitu seringnya gempa menyapa Hingga terhitung ratusan kali bergolak Rasa marah membuncah Pada siapa ? Lelah hati memohon harap Ridho Ilahi tak kunjung datang Ah... Kami lelah untuk takut Wisata gempa bagai hiburan Sampai kapankah ? Yogyakarta, 09 09 18

KAMI MASIH TEGAR

KAMI MASIH TEGAR Karya: Geisha ( puisi untuk gempa Lombok) Tak lagi ratap kami bergema Seperti sudah terbiasa kala bumi Lombok kembali berguncang Tiada lagi rasa yang tersisa Hanya ketegaran yang masih mendiami jiwa ini Untuk Lombok yang tercinta Kami tetap disini Berdiri dipuing-puing reruntuhan Tegap tanpa bergetar sedikit pun Kami masih tegar Kami masih kuat Kami cinta bumi Lombok Walau wajahmu porak poranda Kami siap membangun kembali bumi Lombok Bukti cinta kami pada tanah kelahiran Setia sampai hayat dikandung badan Sampai Tuhan menjemput pulang Yogyakarta, 20 08 18

ASA YANG TERSISA

ASA YANG TERSISA Karya: Geisha ( puisi ini untuk Lombok yang terkena gempa susulan tgl 19 08 18) Termenung direruntuhan puing asa Apa yang dapat dilakukan dengan sisa-sisa ini Bergetar seluruh raga menyaksikan gempa susulan yang dahsyat Tak sanggup menengadahkan wajah Tuhan... Haruskah kami menyalahkan-Mu ? Derita ini atas kehendak-Mukah? Sebegitu besarkah amarah-Mu terhadap kami ? Kami yang Kau bentuk dengan kasih sayang dan cinta Ibu yang menjadi rahim kami telah terkubur puing-puing Meraung pun diri ini tak sanggup lagi Hanya puing-puing asa yang kami punya Kami tidak mau terpuruk oleh murka ini Alam yang sedang berang bersahabatlah Berhentilah menganiaya kami Sudahlah cukuplah saudara-saudara kami menjadi korban Tiada lagi yang tersisa Semua tinggal kenangan pilu Kami tetap kuat Kami tetap bangkit Untuk bumi Lombok Yogyakarta, 19 08 18

PUISI GEMPA LOMBOK

GEMPA SUSULAN LOMBOK Karya : Geisha Belum lagi jiwa ini tenang Perasaan yang masih gundah Puing-puing reruntuhan belum tertata Tanah kuburan masih basah Jeritan kembali menggema Bumi Lombok berguncang Seperti sedang mabuk berlarian sempoyongan Hanya untuk mencari tempat berteduh Kuasa Ilahi memenuhi bumi Memberi isyarat akan kehidupan Alam merespon tanpa bisa menolak Kembalilah...pulanglah... Berbenah diri akan apa yang terjadi Ridhomu Tuhan selalu kami nanti Biarkanlah kami selalu bersyukur Atas semua nikmat ini Yogyakarta, 05 08 18

PUISI GEMPA LOMBOK

LOMBOK DAN MERAH PUTIH Karya : Geisha (Puisi ini terinspirasi dari sahabat2 di Lombok, walau porak poranda Merah Putih tetap berkibar) Zaman yang bergejolak tanpa ingin Alam pun tak dapat membendung rasa Salah siapakah semua ini ? Walau hasrat menggebu mencari tahu Tertatih langkah memapah tiang Bergetar jemari mengais hasrat Mengusung Merah Putih berkibar Tanpa ragu menyapa bumi Lombok Porak poranda bukan rintangan Gempa berguncang bangkitkan jiwa patriot Impian mula sambut hari merdeka pupus Dan mimpi terkubur reruntuhan puing Merah Putih meraja di Lombok Mungkin sudah saatnya berusai mengeja Pada kemauan yang terurai Mengakhiri langkah yang menggebu Menghimpun doa pada ladang jiwa Untuk korban yang tak berdosa Mati bukan untuk merebut Merah Putih Takdir hidup menjemput raga Penghormatan suci untuk korban bencana Merah Putih masih berkibar di bumi Lombok Janji setia walau mimpi telah terkubur Hasrat kan terus bergema hingga akhir hayat Yogyakarta, ...